Jangan Remehkan Insya Allah

Monday, January 23rd, 2012

Assalamualaikum wrwb.

Sobat Nida, disadari atau tidak… Cukup banyak masyarakat kita yang “meremehkan” kata Insya Allah. Jangan-jangan kita juga termasuk. Naudzubillah, moga nggak…

Maksudnya meremehkan kata “insya Allah” tuh gimana sih?

1. Menganggap tidak perlu mengatakan Insya Allah untuk sesuatu yang dianggap sudah pasti terjadi.
Contoh: “Aah… Ini sih keciiil, 5 menit juga beres!”

2. Setiap mendengar orang mengatakan Insya Allah, langsung menganggap orang itu tidak serius.
Contoh: “Jangan bilang insya Allah doong… Lo bisa apa nggak sih ketemuan besok?”

3. Demi ngebikin orang lain “tutup mulut” dan nggak maksa nanya mulu, kita akhirnya menyebut kata insya Allah. Padahal sebenarnya kita tahu tak mampu memenuhi janji tersebut.
Contoh: “Iya… Iya dah insya Allah besok gue dateng”.

Padahal kata “insya Allah” yang artinya “jika Allah menghendaki” memiliki makna yang amat dalam loh Sob. Itu adalah janji terbaik yang bisa diberikan oleh seorang yang beriman. Karena ia menyadari bahwa semua hanya bisa terjadi atas kehendak Allah.

Bahkan Rasulullah Saw. pun pernah mendapat teguran karena terlupa mengucap insya Allah. Waktu itu kaum kafir menanyakan 3 hal: Mengenai ruh, Pemuda Kahfi, dan kisah Zulkarnain.

Dikarenakan belum mendapat wahyu mengenai 3 hal ghaib tersebut, Rasulullah Saw. mengatakan, “Kembalilah besok, akan kujawab pertanyaan kalian.”

Ternyata Allah tidak menurunkan wahyu hingga hitungan bulan. Akhirnya Rasulullah Saw. diejek oleh kafir Quraisy karena tidak bisa menjawab pertanyaan mereka. Namun uniknya, orang-orang yang beriman justru bertambah besar keimanannya melihat peristiwa ini, karena mereka benar-benar yakin bahwa Rasulullah Saw. tidak mengarang-ngarang wahyu yang memang belum diturunkan padanya.

Mengapa Allah tidak segera memberi petunjuk mengenai 3 pertanyaan kaum kafir tersebut? Yap! Karena Rasulullah Saw. terlupa mengucapkan insya Allah.

Masya Allah, Sobat Nida… Begitu dahsyatnya makna Insya Allah!

Berikut tips singkat dari Nida agar kita tak meremehkan kata “insya Allah”:

1. Biasakan mengucap insya Allah ketika berjanji!
2. Bahkan untuk hal yang kita anggap sepele pun, cobalah biasakan berkata insya Allah.
Kru Nida punya pengalaman nyata, saat itu ada yang bertanya, “Kalau pulang jam 9 malam kayak gini, nyampe rumah jam berapa?”
Saat itu kru Nida dengan enteng menjawab, “Jam setengah sepuluh juga udah nyampe. Lancar kalo malem…”

Gak taunya malam itu macet total karena habis hujan deras, akibatnya baru sampai rumah jam 11 malam. O-ow.

Beberapa hari setelah itu, kru Nida yang udah dapat pelajaran selalu coba menjawab dengan insya Allah, ” insya Allah jam 10 sampai.” Ternyata? Pas banget jam 10.00 sampai. Subhanallah…

3. Mengucap insya Allah berarti bertawakal pada Allah. Nggak sombong. So, di hati terdalam pun kita perlu meyakini makna insya Allah ini.

Semoga kita menyadari bahwa kita lemah dan hanya Allah yang dapat memastikan apapun yang terjadi di masa depan.
4. Jangan main-main saat mengucap insya Allah. Kalau memang kita tidak mampu, jangan katakan insya ALlah cuma demi menenangkan orang lain.
Wassalam

http://www.annida-online.com/artikel-4912-jangan-remehkan-insya-allah.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: